http://psytreasure.com/wp-content/uploads/2014/06/gifted.jpg

Anak Berbakat Membutuhkan Pendidikan yang Tepat

Posted on Posted in Artikel, Peristiwa, Wawasan

Apabila mendengar istilah anak berbakat, apakah yang Anda bayangkan? Apakah yang terlintas di dalam benak Anda tentang anak-anak tersebut? Mungkin Anda akan langsung mengingat tokoh-tokoh dunia seperti Albert Einstein, Thomas Alva Edison, atau toko dunia terkenal lainnya. Siapakah anak berbakat itu? Apakah mereka orang yang selalu berhasil dalam hidupnya? Apakah mereka yang selalu memiliki prestasi yang cemerlang dalam jenjang pendidikan?

Anak berbakat sering juga dikenal dengan istilah gifted. Dalam salah satu paper yang dibuat oleh Sunardi (2008) salah satu dosen Prodi Pendidikan Khusus di UPI, anak berbakat ialah istilah bagi anak-anak yang oleh orang-orang yang profesional telah diidentifikasi sebagai anak yang mampu mencapai prestasi tinggi karena mempunyai kemampuan-kemampuan yang unggul. Kemampuan yang unggul tidak hanya pada satu aspek saja. Keberbakatan menurut Renzulli dapat dilihat pada tiga hal utama yaitu (1) kemampuan intelektual di atas rata-rata, (2) kreativitas, dan (3) task commitment atau komitmen terhadap tugas-tugas yang diampu oleh seseorang. Seseorang dapat dikatakan berbakat apabila memiliki keunggulan dalam tiga hal tersebut.

Pada dasarnya, setiap manusia memiliki potensi akan tetapi seringkali tidak disadari dan tidak dikembangkan secara optimal sehingga prestasi yang dimiliki tidak optimal bahkan tidak nampak dalam kehidupan. Bagi beberapa anak, kemampuan yang berada di atas rata-rata mencakup 3 hal yang diutarakan oleh Renzulli adalah anugrah yang juga membawa tantangan tersendiri bagi orang tua. Anak berbakat  seringkali memiliki irama perkembangan yang lebih cepat dari anak seumurannya sehingga diperlukan upaya yang lebih dari orang tua dalam mendampingi dan mendidik anak berbakat. Bahkan terdapat pernyataan dari komunitas orang tua dengan anak berbakat di Yogyakarta bahwa mendidik anak berbakat seringkali menguras energi dan emosi. Beberapa sumber yang menyebutkan anak berbakat juga berpotensi merasa tertekan karena tidak memahami dirinya dan tidak mampu bersikap seperti anak-anak seumurannya. Perasaan tertekan dan juga pola asuh orang tua yang tidak sesuai dapat membawa anak pada kondisi underachiver atau prestasi yang diraih tidak sesuai potensi yang dimiliki.

Lalu bagaimanakah mendidik anak berbakat seharusnya? Bagaimanakah mengembangkan potensi anak agar dapat berkembang optimal dan meraih keberhasilan dalam hidupnya? Di Yogyakarta ada sebuah perkumpulan orang tua yang memiliki anak berbakat yang aktif dan terbuka bagi orang tua anak berbakat, pendidik, pemerhati masalah anak-anak, dan siapa pun yang tertarik dengan anak berbakat untuk melakukan pengkajian tentang anak berbakat. Sudah satu tahun lamanya sejak 3 Agustus 2014, komunitas orang tua dari anak-anak berbakat di Yogyakarta berkumpul untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mendidik anak-anak mereka. Perkumpulan orang tua anak berbakat ini berdiri dengan nama Parents Support Group for Gifted Children Jogjakarta (PSGGC).

Pada tanggal 24 Oktober 2015 nanti, PSGGC akan mengadakan acara semi talkshow membahas pendidikan yang tepat bagi anak berbakat. Acara yang direncanakan bertempat di ruang Rudi Budiman UKDW akan dimulai pada pukul 07.300 hingga pukul 13.00 WIB. Keynote speaker dalam acara tersebut akan disampaikan oleh KPH Wironegoro, M.Sc.. Beberapa tokoh familiar dalam penanganan anak berbakat seperti Dr. drg. Julia Maria Van Tiel, M.Si (penulis buku tentang anak berbakat), Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., P.Si. (Ketua umum Ikatan Psikologi Klinis Indonesia), dan Dr. Ir. Suci Paramitasari Syahlani, MM. (Orang tua anak berbakat) turut memberikan sumbangan wawasan dalam acara tersebut. Bahkan dalam acara tersebut akan mengundang rektor UNY yang juga dosen jurusan Pendidikan Luar Biasa UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd. MA.  sebagai salah satu narasumbernya.

Pengkajian tentang pendidikan anak berbakat tentunya bukan hanya menjadi fokus PSGGC saja. Keberadaan anak-anak tersebut di masyarakat tidak dapat diabaikan dan dihindari. Sebagai bagian dari masyarakat, anak berbakat memiliki hak untuk dapat bertumbuh dan berkembang sebaik mungkin. Oleh karena itu pengkajian tentang pendidikan yang sesuai bagi anak berbakat diharapkan terus berkembang sebagai upaya membantu anak berbakat untuk dapat berperan dalam masyarakat baik di masa kini maupun di masa mendatang. (ami)

Membutuhkan sharing partner atau konsultasi layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus? kami terbuka untuk berbagi dengan anda. Hubungi kami!

Informasi tentang PSGGC diperoleh dari www.psggcjogja.org

Gambar: www.psytreasure.com

0 comments