POSTER TALKSHOW cover

Memberi Ruang Mandiri bagi penyandang Autis

Posted on Posted in Artikel, Peristiwa, Wawasan

2 April diperingati sebagai hari kepedulian bagi penyandang autis di seluruh dunia. Tahun ini merupakan tahun ke-9 perayaan hari kepedulian autis sejak 18 Desember 2007 silam di deklarasikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Deklarasi digalang oleh Yang Mulia Sheikha Mozah Bint Nasser Al-Missned, istri dari Emir Qatar, Sheikh Hamad Bin Khalifa Al-Thani. Peringatan hari kepedulian bagi penyandang autis dilakukan bukan tanpa tujuan, melainkan untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap autism dan informasi seputar autism. Masyarakat perlu mengetahui pentingnya diagnosa awal (penentuan apakah anak mengalami autis atau tidak dengan suatu standar pengamatan resmi tertentu) ketika terdapat gejala autism pada seorang anak. Diagnosa pada umumnya dilakukan oleh kalangan professional seperti dokter atau psikolog. Ketika diagnosa telah dilakukan, dapat diketahui lebih lanjut layanan apa saja yang dapat diberikan pada anak untuk mengembangkan potensinya.

Orang tua yang memiliki anak autis pun perlu mengetahui pentingnya diagnosa. Hasil dari diagnose dikembangkan menjadi berbagai program penanganan termasuk pendidikan. Dalam pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, terdapat asesmen potensi belajar yang menjadi dasar dalam mengembangkan program pembelajaran individual. Individual, berarti sangat tergantung pada kebutuhan belajar masing-masing siswa. Orang tua perlu mengetahui kebutuhan anak autisnya agar dapat memiliki padangan positif. Anak dengan autis juga dapat bertumbuh kembang sebagaimana anak pada umumnya. Mereka anak tumbuh dewasa dan perlu mandiri, minimal merawat dan melindungi dirinya sendiri. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi bagi masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak autis untuk mengetahui lebih dalam tentang kebutuhan kemandirian anak autis dan apa yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan anak tersebut.

Pda tanggal 23 April 2016 mendatang akan diselenggarakan TALKSHOW & PAMERAN KARYA PENYANDANG AUTIS yang bertajuk “Memberi Ruang Mandiri bagi penyandang Autis”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat maupun orang tua dalam mendukung kegiatan bagi para penyandang autis.Sehingga pengetahuan masyarakat khususnya orang tua dalam menghadapi penyandang autis bertambah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan ruang pada penyandang autis untuk menyalurkan bakat mereka melalui pameran karya sehingga termotivasi untuk lebih percaya diri.

POSTER TALKSHOWKegiatan ini akan diadakan di Auditorium Daksinapati, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Sasaran pesertanya ialah masyarakat umum dan orang tua anak autis. Diagendakan acara berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Pembicaranya ialah Abubakar Baraja seorang psikolog Autisme dan penulis buku, Tatin Mulyantin pengurus Akademi Kemandirian Hidup, dan Drs. Soeprayitno, MBA, M. Sc, Ph.D ketua APINDO DKI Jakarta. Jeriko, seorang siswa Rumah Autis Tangerang akan menampilkan hafalan Ayat Al-qur’an. Pendaftaran dapat dilakukan melalui sms dengan format: [Nama]_[Instansi]_[Nomor HP]_[email] kirim ke 083894427797. Segera mendaftarkan diri untuk mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan edukasi ini dengan gratis, karena tempat terbatas. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 081288209588 Haviz / 083894427797 Nabilah.

Membutuhkan sharing partner atau konsultasi layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus? kami terbuka untuk berbagi dengan Anda. Hubungi Kami!

 

Informasi hari penyandang autis diperoleh dari http://nationalgeographic.co.id/

Gambar: Panitia Autism Moment Days 2016

 

0 comments