Kruk Antropometri

PENGEMBANGAN ALAT BANTU JALAN (KRUK) BAGI TUNADAKSA

Posted on Posted in Artikel, Wawasan

Empat orang mahasiswa (fahmi, sita, maya, uli), pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Pendidikan Kebutuhan Khusus merancang pengembangan kruk bagi tunadaksa. Sebelum menginisiasikan pengembangan alat bantu kruk ini, mereka melakukan mengkajian dan wawancara terhadap para pengguna kruk. Berdasarkan hasil riset yang mereka lakukan dan analisis kruk yang beredar dipasaran mereka mendapatkan hasil informasi yang cukup mencengangkan, bahwa kebanyakan pengguna kruk pada usia dewasa mereka hampir mayoritas membuat sendiri kruk yang akan mereka gunakan. Hal ini karena kruk yang selama ini dipasaran mudah patah, karena kurang kuat dalam menopang berat badan pengguna kruk, dan bagian dasar mudah aus. Bahkan ada salah satu yang kami wawancarai pernah suatu waktu kruknya patah saat berjalan – jalan hingga membutuhkan waktu berjam – jam untuk meminta bantuan. Banyak keinganan dari pengguna kruk dalam pengembangan kruk ini jika digunakan atau pada titik tumpuannya tidak menyebabkan sakit pada ketiak dan telapak tangan, pada bagian pegangan tangan bisa menyesuaikan masa – masa perkembangan pertumbuhan tubuh, serta bisa digunakan dalam berbagai medan baik tanah, medan terjal maupun medan berbatu.

Berdasarkan dari hasil riset yang tim pengembang lakukan, maka tercetuskan untuk mengembangkan alat bantu kruk yang diberinama CRAIO (crutch all in one). CRAIO adalah alat bantu jalan yang diciptakan untuk memberikan kemudahan untuk melakukan mobilitas seorang dalam berjalan. Alat ini bersifat fleksibel bagi penggunanya dimana alat dapat menyesuaikan tinggi tubuh pemakai dengan mudah. Alat ini memiliki bahan yang terbuat dari Stainlees steel yang kuat, anti karat dan memiliki kekuatan untuk menopang tubuh pengguna hingga 80 kg. Memiliki desain true tone ditopang oleh dua batang Stainlees steel. Alat ini memiliki penopang yang dinamis menggunakan silikon penopang yang dipadukan dengan pegas yang dinamis dan dapat disesuaikan pegasnya lewat setelan yang telah disediakan. Alat ini memiliki beberapa landasan penopang bawah yang dapat disesuaikan dengan medan yang dilalui seperti jalan halus, berkerikil, tanah lembab atau rerumputan sekalipin dan dapat diganti dengan mudah oleh penggunanya.

Bagian-bagian alat

craio

 

tumpuan craio

Fungsi dari CRAIO ini adalah Penopang silikon untuk landasan ketiak, Pegas per agar terjadi gaya pegas saat landasan ketiak ditekan, Setelan pegas untuk mengatur kerenggangan per dalam melakukan gaya pegas, Setelan pegangan tangan untuk mengatur tinggi rendahnya pegangan tangan terhadap panjang-pendeknya tangan pengguna, Pegangan tangan, Penopang kanan-kiri untuk menahan beban berat badan, Setelan ketinggian untuk mengatur tinggi rendahnya CRAIO disesuaikan dengan penggunanya,Tuas penopang bawah.

Setelah dilakukan pengembangan produk dan tim pengembang berusaha meminta testimoni dengan para penggguna kruk. “Alat ini dirakit untuk segala medan tanpa menghilangkan nilai estetika dalam perancangannya.” Menurut topo dari NPC Jawa Barat. “Alat ini memiliki berat yang cukup rimgan, desain yang bagus, dan tuas yang cukup bervariasi dengan beragai medan serta adanya pegas yang dapat mengurangi rasa sakit pada tumpuan ketiak dan telapak tangan, semoga prodak ini bisa berkembang dan digunakan oleh semua pengguna kruk seta dapat menjadi kruk yang berstandart, sehingga kecemasan selama ini dari para pengguna kruk bisa terjawabkan” Yuyun  dari direktur BILiC ( Bandung Independent Living Center).

bareng

Harapan dari tim pengembang dalam menciptakan CRAIO ini semoga bisa dikembangkan oleh pemerintah dan diproduksi secara banyak sehingga dapat dinikmati dan digunakan para pengguna kruk dan mereka mendapatkan aksesibilitas berjalan serta dapat mandiri. (Sita)

 

 

 

Gambar: dokumentasi tim pengembang CRAIO

 

Membutuhkan sharing partner atau konsultasi layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus? kami terbuka untuk berbagi dengan Anda. Hubungi Kami!

0 comments